PANCASILA: “Sebuah Ironi dari Rahim Ibu yang Melahirkan”

Bisa jadi di NTT Pancasila lahir, di NTT juga Pancasila dikuburkan. Jika kita berkehendak agar Pancasila tetap kokoh mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara maka hanya ada satu dan satu-satunya pilihan yakni bangkit dan memberangus paham dan aksi yang pada akhirnya merong-rong Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk paham Khilafah yang secara resmi oleh negara dilarang sama seperti paham komunisme.