Covid-19: NTT 97 kasus positif, Alsemat Membantu

Nah, kegiatan ekonomi di beberapa daerah akan meningkat mulai minggu depan, terutama di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara. Sektor perkebunan dan pertambangan akan terus beroperasi seperti biasa, sementara harga komoditas membaik dalam beberapa minggu terakhir.

Sektor konstruksi juga akan bersiap-siap, terutama di Jawa. Sektor produktif, terutama manufaktur, di pulau Jawa juga akan diizinkan untuk beroperasi dalam waktu dua minggu. Lebih dari 100 kabupaten yang diklasifikasikan sebagai ‘zona hijau’ kini diizinkan memasuki apa yang disebut ‘normal baru’

Covid-19: NTT segera kurangi pembatasan, kasus positif 85

Sementara Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa juga mengungkapkan bahwa 124 kabupaten/kota di Indonesia akan segera mengurangi pembatasannya. Menurut Kepala Satuan Tugas Mitigasi COVID-19 Pemerintah Letnan Jenderal Doni Monardo, di antara 124 kabupaten/kota tersebut adalah NTT (15). Doni mengatakan, Pemerintah masih memantau situasi sebelum memutuskan kapan ekonomi akan dibuka kembali.

Covid-19: 3 bocah NTT positif, Nasional panik

Untuk nasional, jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 hingga Kamis (21/5) pukul 12.00 WIB bertambah 973 orang sehingga totalnya menjadi 20.162 Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.838 setelah ada penambahan 263 orang dan kasus meninggal menjadi 1.278 dengan penambahan 36 orang. NTT mencatat 79 kasus positif.

Covid-19: NTT 76 kasus, Jokowi tertantang

Jokowi juga mengingatkan orang-orang akan pentingnya menjaga disiplin. Ini memang tantangan terbesar di Indonesia. Belum lagi kompleksitas sistem politik dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah yang telah membuat segalanya lebih sulit.

Covid-19: NTT 39 kasus

Tingkat kematian di Indonesia menurun menjadi 6,8% dari 9.6% minggu lalu. Jumlah pasien yang dipulangkan dari rumah sakit meningkat, sehingga tingkat pemulihan naik menjadi 20,8% dari 10% beberapa minggu yang lalu.

Covid-19: NTT Zona Merah

Untuk nasional, Indonesia mencatat tingkat kematian 8%, relatif tinggi, tetapi menurun dari 10% dua minggu lalu. Ada beberapa pertanda baik. Pertama, jumlah pasien yang pulih (14,23%), tapi masih jauh di bawah tetangga seperti Thailand (89%) dan Malaysia (67%). Pengujian yang lebih agresif menyebabkan jumlah kasus baru yang jauh lebih tinggi, tetapi peningkatan dalam perawatan medis menyebabkan pemulihan yang lebih tinggi.

Covid-19: Kartu Prakerja Mengecewakan?

Kita percaya Indonesia sudah terinfeksi oleh virus tersebut bersamaan dengan Thailand, Eropa, dan AS di bulan Januari. Tapi terlambat menerapkan langkah-langkah menjaga jarak fisik, termasuk Italia dan Spanyol. Namun, melihat perkembangan kasus dan kematian, kita tak yakin Indonesia akan mengikuti Italia, Spanyol, atau AS. Terlalu banyak faktor, termasuk suhu, kepadatan populasi, gaya hidup, usia rata-rata populasi, dan lain lain menunjukkan realitas yang berbeda.

Probowo Dukung Jokowi, Bisa Presiden 2024 ?

Sedangkan untuk Prabowo, caranya membela Jokowi dan menunjukkan kesetiaannya dapat membantu memposisikannya untuk tahun 2024. Mungkin, tiga kekalahan beruntunnya pada 2009, 2014, dan 2019 pemilihan presiden memberinya pelajaran besar: terlalu agresif tidak berhasil. Jadi dia mungkin ingin memposisikan dirinya sebagai anak yang baik untuk memenangkan dukungan dari pendukung Jokowi. Lagipula, pendukung Jokowi adalah blok terbesar di negara ini. Menunjukkan kesetiaan kepada Pemerintah juga dapat membantu Prabowo memenangkan Pilpres 2024, tentu karena berkah Megawati Soekarnoputri, presiden yang kelima, dan PDIP-nya. Tidak ada makan siang gratis dalam politik.

Covid-19: Menkes Terawang jadi korban?

Per hari ini, secara nasional, jumlah pasien sembuh menembus angka 1002 sedangkan kasus meninggal bertambah 42 menjadi 689. Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis. Di NTT, dilaporkan pasien 01 covid-19 telah sembuh.

Covid-19: Puncak pandemi bulan depan?

Dari Jakarta, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia akan melewati krisis COVID-19 dengan aman. Presiden mengatakan bahwa puncak pandemi akan datang pada bulan Mei, dengan tren menurun hingga Juli 2020. Jokowi membuat pernyataan tadi malam (22/4) dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Najwa Shihab yang disiarkan di Trans7, sebuah stasiun televisi milik oleh pengusaha Chairul Tanjung (CT).

Covid-19: NTT menanti hasil 35 sampel

Tapi yang jadi perhatian saat ini juga adalah ribuan UKM sekarang kehabisan uang tunai untuk mempertahankan pekerja mereka. PHK ada di mana-mana, termasuk di pulau wisata Bali. Perusahaan transportasi di seluruh negeri telah meminta dukungan lebih besar dari pemerintah.

Covid-19: NTT Satu Kasus tapi kian panik

Untuk nasional, hingga hari ini pasien sembuh meningkat menjadi 607 setelah ada penambahan sebanyak 59 orang. Jumlah tersebut sekaligus menjauhi angka kematian pasien per hari ini Jumat (17/4) sebanyak 520 setelah ada penambahan sebanyak 24 orang. Ada pula penambahan untuk kasus positif sebanyak 407 orang hingga total menjadi 5.923.