Pemprov NTT dan Pemkab Kutai Timur Sepakati MoU Perlindungan Buruh Migran

Bupati Kutai Timur, Ir. H. Ismunandar, MT mengungkapkan bahwa lahirnya nota kesepakatan bersama tersebut sebagai solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang sering dialami warga Kutim asal NTT selama ini.

Bupati Ismunandar kemudian mengutarakan dirinya pernah menerima telepon akibat adanya pemberitaan di sebuah surat kabar di Flores bahwa telah terjadi pengusiran terhadap warga asal NTT dari Kutai Timur.

Puluhan Ribu Pekerja asal NTT di Ibukota Negara (Kutai Timur) Tidak Miliki Dokumen

Momentum ini, menurut Ewil Doi, akan menjadi sejarah untuk masyarakat diaspora NTT di Kalimantan Timur, lebih khusus Kutai Timur. Sehingga diharapkan kehadiran Uskup Agung Ende, Gubernur NTT dan para Bupati sedaratan Flores akan memberikan pencerahan dan perubahan hidup warga NTT di Kutim. Selain itu IKB NTT Kutim berharap akan ada Memorandum Of Understanding (MOU) antara Pemda NTT dengan Pemda Kutim.

Bisnis Kelapa Sawit: Perusahaan Menekan Biaya, Buruh Menuntut Hak

Tapi untuk saat ini, kata sumber eNBe Indonesia dari perusahaan kelapa sawit di Sumatera Utara, bisnis kelapa sawit memang sedang sulit dan bisa saja banyak perusahaan akan guling tikar. “Sangat riskan karena harga CPO secara global anjlok, Eropa masih memboikot produk CPO Indonesia, sementara program biodisel pemerintah Indonesia belum memberi imbas karena belum meluas atau implementasinya masih skala kecil,” ujar sumber itu.