Humas jadi jurnalis, tapi jurnalis tidak efektif jadi humas

Penerapan kearifan lokal di Nagekeo oleh bagian Protokol dan Komunikasi Pimpimpinan Pemerintahan Daerah sebaiknya dikembangkan juga dalam aktivitas humas di kabupaten yang lain di Flores dan NTT khususnya sehingga bisa mengembangkan teori public relations dengan menggali kearifan lokal yang ada di Indonesia. Organisasi lain, non pemerintah, badan publik dan swasta penting juga menerapkan kearifan lokal dalam aktivitas humas.

Menteri Pertanian tetapkan kebun benih vanili di Nagekeo

Sebelumnya, Fredy Teda (Frederikus Teda Wea), pegiat vanili di Cianjur, Jawa Barat, telah melobi Kementrian Pertanian untuk mengadakan 17.500 benih vanili unggul (bersertifikat) bagi wilayah NTT. Benih unggul ini, kata personil TNI-AD (Kopassus) yang juga Danramil 03/Cibeber Kodim 0608/Cianjur itu, disediakan oleh penangkar benih vanili di Sumedang, Jawa Barat.

Covid-19: DKI terapkan denda, Nagekeo 7 positif

Indonesia perlu mengambil langkah-langkah tegas, meskipun menurut mereka tingkat penularannya di bawah rata-rata dunia. Antara Maret hingga Agustus, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat 86 anggotanya meninggal karena atau terkait dengan COVID-19. Sungguh kerugian yang menyedihkan dan luar biasa bagi Indonesia karena kekurangan tenaga medis profesional, terutama dokter spesialis.

Covid-19: Nagekeo kembali ke zona merah, pariwisata Bali dibuka

Pulau Bali, sementara itu, melaporkan tingkat pemulihan 86,7% dan tingkat kematian 1,3%. Provinsi tersebut, seperti yang Anda ketahui, telah membuka kembali industri pariwisata untuk wisatawan domestik, namun baru akan membuka pintunya bagi wisatawan asing pada pertengahan September. Menariknya, Departemen Luar Negeri AS menempatkan Indonesia di Level 3 (reconsider travel) dalam travel advisory, lebih baik dari India (Level 4, Do Not Travel).

Covid-19: NTT 135 kasus positif, Nagekeo tersisa 1 kasus

Secara nasional, Indonesia melaporkan 1.752 infeksi baru pada hari ini (18 Juli) menjadi total 84.882. Pasien sembuh bertambah 1.434 menjadi 43.268, dan pasien meninggal bertambah 59 menjadi 4.016. Tingkat pemulihan terus meningkat menjadi 49,3%, di mana ibu kota Jakarta mencapai 63%, sementara Bali 67,9%. Jawa Timur melepaskan lebih banyak pasien daripada infeksi baru, mengangkat tingkat pemulihannya menjadi 45,1%.